Pendahuluan
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi lantaran menyebar dengan cepat ke wilayah yang jauh dari pusat wabah. Laboratorium digunakan oleh penguji untuk menguji seseorang positif atau negatif virus tersebut. Banyak laboratorium yang bekerja dengan menggunakan bahan biologis berbahaya membuat tingkat risiko semakin tinggi, baik terhadap petugas laboratorium maupun keamanan mikrobiologi yang diteliti oleh petugas laboratorium. Mengingat hal tersebut tidak menutup kemungkinan standar ISO 35001:2019 ini kedepannya akan didorong oleh pemerintah untuk diterapkan di seluruh laboratorium.
SNI ISO 35001:2019 merupakan hasil adopsi identik dari ISO 35001:2019 Biorisk management for laboratories and other related organizations, dengan metode terjemahan dalam bahasa Indonesia. Adapun pentingnya penerapan SNI ISO 35001:2019 yaitu untuk:
- Meningkatkan kinerja manajemen biorisiko secara menyeluruh
- Menawarkan kerangka kerja atau struktur program manajemen yang efektif untuk proses pengendalian biorisiko (biosafety dan biosecurity) baik yang sederhana maupun kompleks
- Membantu program komunikasi dan meningkatkan kepedulian terkait biorisiko
- Meningkatkan kerjasama internasional terkait laboratorium
- Membantu evaluasi kinerja.
Progam online dan offline Training ISO 35001:2019 ini membahas mengenai gambaran struktur ISO 35001:2019, latar belakang dan pentingnya penerapan standar tersebut di laboratorium, definisi dan istilah pada ISO 35001:2019 serta persyaratan apa saja yang terdapat dalam standar ISO 35001:2019.
Manfaat Training
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami struktur ISO 35001:2019 – Sistem manajemen biorisiko laboratorium dan organisasi terkait lainnya
- Memahami aspek-aspek pengendalian risiko (biosafety dan biosecurity) baik yang sederhana maupun kompleks
- Memahami cara meningkatkan keamanan di laboratorium berkaitan dengan biosafety dan biosecurity
- Memahami cara evaluasi kinerja berbasis pengendalian risiko (biosafety dan biosecurity)
Materi
- Perkembangan standard ISO 35001:2019
- Ruang lingkup ISO 35001:2019 – Sistem manajemen biorisiko laboratorium dan organisasi terkait lainnya
- Penjabaran persyaratan dalam sistem manajemen ISO 35001:2019
- Rancang bangun sistem
- Sistem evaluasi dan pengukuran
- Implementasi standard ISO 35001:2019
- Studi kasus dan diskusi
Peserta yang direkomendasikan
Direktur dan pimpinan perusahaan/BUMN/instansi pemerintah, Manajer perusahaan/BUMN/instansi pemerintah, staf perusahaan/BUMN/instansi pemerintah, dan umum yang berkaitan dengan penilaian kesesuaian dan inspeksi.
TRAINER
Tim instruktur/konsultan dari PT Ganesha Inti Persada
FASILITAS
Offline: Sertifkat, Modul, Training Kit, (Tas/Jaket), Lunch & Coffee Break
Online: E-modul Training dan Sertifikat (hard-printed dikirimkan melalui jasa pengiriman)
INVESTASI TRAINING
- Rp. 4.250.000/peserta untuk Offline training (diluar biaya akomodasi penginapan)
- Rp. 3.500.000/peserta untuk Online training
DURASI TRAINING
2 Hari (Efektif 14 Jam 09.00-16.00)
Informasi (Publik Training, Inhouse Training dan Request Training)
0813-9982-2360 (WA)
Jadwal Online & Offline Tahun 2026 Training ISO 35001:2019 – Sistem Manajemen Biorisiko Laboratorium dan Organisasi Terkait Lainnya :
April
- 20-21 April 2026 Surabaya
- 27-28 April 2026 Lombok
- 4-5 Mei 2026,Bandung
- 7-8 Mei2026,Jakarta
- 11-12 Mei 2026,Yogyakarta
- 18-19 Mei 2026,Lombok
- 25-26 Mei 2026 Bali
- 2-3 Juni 2026, Malang
- 8-9 Juni 2026, Yogyakarta
- 17-18 Juni 2026, Bandung
- 22-23 Juni 2026, Surabaya
- 29-30 Juni 2026, Semarang
- 1-2 Juli 2026, Bandung
- 6-7 Juli 2026, Jakarta
- 13-14 Juli 2026, Malang
- 20-21 Juli 2026, Yogyakarta
- 27-28 Juli 2026, Batam
- 2-3 Agustus 2026, Surabaya
- 10-11 Agustus 2026, Bali
- 13-14 Agustus 2026, Yogyakarta
- 18-19 Agustus 2026, Jakarta
- 26-27 Agustus 2026 Malang
- 1-2 September 2026, Bandung
- 7-8 September 2026, Yogyakarta
- 14-15 September 2026, Jakarta
- 21-22 September 2026, Lombok
- 28-29 September 2026, Medan
- 1-2 Oktober 2026, Yogyakarta
- 8-9 Oktober 2026, Jakarta
- 15-16 Oktober 2026, Bali
- 22-23 Oktober 2026, Surabaya
- 29-30 Oktober 2026, Batam
- 5-6 November 2026, Yogyakarta
- 12-13 November 2026, Jakarta
- 15-16 November 2026 Semarang
- 19-20 November 2026, Bandung
- 26-27 Novemeber 2026, Surabaya
- 2-3 Desember 2026, Bogor
- 09-10 Desember 2026, Jakarta
- 12-13 Desember 2026 Malang
- 16-17 Desember 2026, Bandung
- 19-20 Desember 2026, Surabaya
- 23-24 Desember 2026, Yogyakarta

